Regulasi

Langkah Progresif CFTC dalam Pengaturan Pasar Prediksi

Langkah Progresif CFTC dalam Pengaturan Pasar Prediksi

Pada saat pagi yang tenang, aktivitas bursa saham dan kontrak terjadi dalam ritme cepat, semuanya berpusat pada analisis data dan perkiraan masa depan. Di tengah dinamika ini, Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC) Amerika Serikat maju dengan memaparkan rancangan aturan baru untuk pasar prediksi. Inti dari rancangan ini adalah meneliti kontrak yang semakin signifikan. Kebijakan baru ini diumumkan oleh CFTC pada hari Rabu, memperkenalkan rancangan aturan untuk pasar prediksi. Ini adalah langkah awal penting dalam membangun keterhubungan antara regulator dan pasar derivatif yang sedang berkembang, yang sering kali menjadi bahan perdebatan.

Para pemangku kepentingan dan masyarakat umum memiliki jangka waktu 45 hari untuk memberikan masukan terhadap rancangan ini, yang ruang lingkupnya lebih terbatas dibandingkan dengan aturan yang diumumkan pada Maret lalu. Dalam keterangan resminya, CFTC menjelaskan bahwa aturan ini menyoroti “amandemen Peraturan CFTC 40.11 dan tambahan Apendiks F dalam bagian 40”. Usulan ini ditujukan untuk “mengembangkan kerangka penilaian apakah kontrak ini terkait dengan aktivitas yang diuraikan dalam Bagian 5c(c)(5)(C) dari Undang-Undang Bursa Komoditas—seperti kegiatan teroris, pembunuhan, perang, perjudian, atau aktivitas ilegal menurut hukum federal atau negara bagian—dan apakah kontrak ini bertentangan dengan kepentingan publik”.

Meskipun tidak mencakup semua elemen, pasar prediksi ini telah memikat perhatian yang besar dari sektor perjudian. Kata “perjudian” muncul sebanyak 222 kali dalam dokumen sepanjang 267 halaman yang dirilis Rabu lalu. Yang paling menonjol adalah di halaman 161, ketika CFTC memberikan definisi baru: “Aturan yang diusulkan mendefinisikan ‘perjudian’ sebagai sebuah aktivitas yang umumnya dilakukan untuk hiburan atau menghibur orang lain, yang terstruktur dengan aturan, dan hasilnya bergantung pada keberuntungan, keahlian, atau kemampuan fisik peserta selama kegiatan berlangsung,” demikian menurut teks rancangannya.